RRQ Open Recruitment: Cari Bibit Baru Usai MPL ID S17

RRQ Open Recruitment: Cari Bibit Baru Usai MPL ID S17

Dengar kabar RRQ open recruitment setelah MPL ID Season 17 yang ampas? Jujur, bikin mikir keras lho. Sebagai pemain yang udah lama nongkrong di Mythical Glory, rasanya tuh relate banget sama ekspektasi yang tinggi tapi hasilnya kadang jauh dari harapan. Pernah nggak sih ngerasain pas mabar, udah pede banget sama draft pick tim, eh di-gameplay kok malah kayak ada yang kurang terus? Nah, mungkin gitu juga perasaan fans RRQ waktu lihat tim kesayangan mereka cuma bisa menang satu kali doang di MPL ID S17, asli deh itu bikin nyesek.

Kiprah RRQ di MPL ID S17 kemarin memang jauh banget dari kata memuaskan. Tim yang digadang-gadang punya potensi besar ini malah terperosok di dasar klasemen. Pasti banyak banget yang bertanya-tanya, ada apa sih sebenarnya? Jujur, aku sendiri ngelihatnya kayak ada ganjalan di beberapa aspek. Entah itu di makro, mikro, atau chemistry tim yang belum nyatu. Makanya, nggak heran kalau manajemen akhirnya ambil langkah drastis dengan membuka pendaftaran pemain baru.

MPL ID S17: Kok Bisa RRQ Gagal Total?

Kalau kita kilas balik ke MPL ID S17, perjalanan RRQ itu ibarat naik gunung tapi baru sampai pos 1 udah nyerah. Padahal, roster yang ada juga bukan pemain kaleng-kaleng, lho. Tapi kenyataannya, cuma satu kemenangan yang bisa mereka kantongi. Ini parah sih, bahkan buat tim yang sering disebut ‘Raja dari Segala Raja’ itu jadi catatan terburuk. Menurutku pribadi, di ranah pro seperti Mobile Legends, kekalahan telak begini biasanya bukan cuma soal skill individu. Bisa jadi adaptasi sama Meta terbaru yang kurang cepat, atau rotation yang nggak efektif, bahkan sampai masalah komunikasi antar Core dan Roamer yang kadang miskom. Emangnya kenapa sih tim sekelas RRQ bisa sampai segitunya ya?

Sebagai pemain Mythical Glory, aku sering banget ngalamin momen di mana tim lawan udah terlalu tebal itemnya karena kita kalah di early game. Nah, itu kan juga akibat dari kurangnya koordinasi Jungling atau Laning. Bisa jadi ini juga salah satu faktor RRQ kesulitan. Atau mungkin Battle Spell yang kurang tepat di momen krusial? Hal-hal detail gini sering banget jadi penentu, apalagi di level profesional. Kalah dari tim-tim papan atas itu wajar, tapi cuma bisa menang sekali di liga sekelas MPL ID, itu jadi pukulan telak.

Strategi Open Recruitment RRQ, Ampuh Nggak Ya?

Langkah RRQ open recruitment ini bisa dibilang pedang bermata dua. Di satu sisi, ini adalah harapan baru buat RRQ Kingdom untuk melihat tim kesayangan mereka bangkit dari keterpurukan. Siapa tahu ada bibit-bibit unggul yang selama ini cuma ngendok di ranked Mythical Glory dan belum terendus radar tim pro. Aku sering lho ketemu pemain random yang mekaniknya gila banget, tapi mungkin belum punya jalur buat masuk pro. RRQ sendiri jelas butuh amunisi baru yang segar dan punya mental baja buat bersaing di panggung MPL. Syarat-syarat kayak minimal Mythical Glory, punya komunikasi yang baik, disiplin, dan positif itu mutlak. Apalagi wajib mau pindah ke GH, ini standar buat pemain pro sejati.

Tapi di sisi lain, proses ini juga punya tantangan tersendiri. Mencari pemain yang nggak cuma jago, tapi juga cocok dengan chemistry tim dan strategi pelatih itu nggak gampang. Kadang, pemain dengan skill dewa sekalipun bisa ampas kalau nggak nyambung sama tim. Contoh paling gampang, pas mabar ketemu Marksman yang egois, nggak mau Laning di Gold Lane padahal itu tugasnya. Kan bikin pusing satu tim. Apalagi ini buat tim sekelas RRQ, mereka butuh pemain yang siap jadi bagian dari ekosistem, bukan cuma bintang sendirian. Semoga aja mereka beneran bisa nemu the next big thing, bukan cuma sekadar ganti pemain doang.

Opini Tongkrongan Rehat

Dari kacamataku sebagai pemain yang sudah kenyang asam garam di Land of Dawn, RRQ di MPL ID Season 17 itu seperti tim yang kehilangan identitas Meta-nya. Mereka punya pemain-pemain dengan Burst Damage yang oke, tapi mungkin kurang fleksibel dalam rotation atau sering telat dalam teamfight kunci. Jujur, melihat RRQ di dasar klasemen itu bikin aku geleng-geleng. Harusnya, tim sekelas RRQ itu bisa lebih variatif dalam draft pick, nggak melulu terpaku di satu strategi yang gampang dibaca lawan. Mereka perlu pemain yang nggak cuma jago main Core atau EXP Lane, tapi juga punya game sense tinggi, bisa baca pergerakan musuh, dan tahu kapan harus Split Push atau nge-Buff. Open recruitment ini harusnya fokus mencari pemain dengan leadership dan kemampuan shot-calling yang kuat, apalagi untuk mengisi posisi Roamer atau Jungler yang perannya krusial banget buat ngatur irama permainan. Semoga RRQ bisa menemukan talenta yang bukan cuma memenuhi kriteria dasar, tapi juga punya mental juara dan bisa membawa angin segar.

Kira-kira, menurut kalian player kayak gimana yang paling cocok buat isi roster RRQ selanjutnya? Coba spill di kolom komentar, siapa tau bisa jadi bahan artikel berikutnya.

Tags: mobile legends, rrq, mpl id, esports, open recruitment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top